Jakbar Terus Awasi Peredaran Ayam Tiren
Kita berharap ayam tiren tidak dimanfaatkan oleh sekelompok orang untuk mengais keuntungan
Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Barat terus meningkatkan pengawasan agar ayam tiren (mati kemaren) agar tidak diperjualbelikan kepada masyarakat.
113 Ayam Tiren Dimusnahkan
“Kemarin, kami sudah memusnahkan sebanyak 152 ekor ayam tiren dengan cara dibakar di tempat penampungan yang ada di Rawa Buaya,” kata Kasudin KPKP Jakarta Barat, Renova Ida Siahaan, Jumat (8/1).
Pihaknya, kata Renova, bersama instansi terkait secara rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di rumah pemotongan ayam di Rawa Buaya untuk mengawasi keberadaan ayam tiren.
“Kita berharap ayam tiren tidak dimanfaatkan oleh sekelompok orang untuk mengais keuntungan. Sehingga kami pun rutin mengecek. Jika ditemukan, ayam tiren langsung dimusnahkan,” ujarnya.
Pihaknya, lanjut Renova, memastikan ayam tiren yang dimusnahkan dengan cara dibakar tidak bermasalah. Pasalnya, kematian ayam tiren bukan disebabkan akibat penyakit. "Tidak ada penyakit, yang ada ayam itu mati dalam perjalanan ke tempat penampungan," ucapnya.
Ditambahkan Renova, pihaknya mencatat sekitar 50 ribu hingga 70 ribu ekor ayam yang dipasok dari luar Jakarta. “Kami memina pemusnahan ayam tiren dilakukan oleh para pelaku usaha dan petugas kebersihan yang mengangkut ke tempat penampungan ayam,” tandasnya.